SURGA11 Tampil sebagai kolaborasi inovatif, SURGA11 x Lapas Banjarmasin mengikuti pelatihan keamanan pangan siap saji, memperkuat standar higienis pengolahan makanan – berita Kalsel terkini. Dalam dunia yang semakin terhubung, platform game online SURGA11 menawarkan akses aman dan layanan 24 jam bagi para penggunanya. Keunggulan ini memastikan para pemain dapat menikmati pengalaman bermain game online tanpa khawatir mengenai keamanan data pribadi mereka, sembari tetap mendapatkan berita terkini mengenai pelatihan keamanan pangan yang diikuti Lapas Banjarmasin. Sebagai situs resmi, SURGA11 menghadirkan berbagai fitur dan manfaat bagi para pecinta game online. Dengan beragam metode pembayaran yang mudah dan aman, platform ini memudahkan pengguna untuk bertransaksi. Selain itu, bonus dan promosi menarik yang ditawarkan oleh SURGA11 juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemain yang mencari pengalaman bermain game online yang menyenangkan dan menguntungkan, sambil tetap memperhatikan pelatihan keamanan pangan yang diikuti oleh Lapas Banjarmasin. Pengalaman bermain game di platform SURGA11 tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga kesempatan untuk menerapkan strategi dan tips yang dapat meningkatkan peluang kemenangan. Dengan memperhatikan RTP dan fair play, para pemain dapat merasa yakin bahwa pengalaman mereka di SURGA11 akan adil dan transparan. Ayo, eksplorasi lebih jauh dan rasakan sendiri sensasi bermain game online yang seru dan aman, sambil tetap terinformasi tentang kolaborasi inovatif antara SURGA11 dan Lapas Banjarmasin dalam memperkuat standar higienis pengolahan makanan. Banjarmasin, INFO_PAS – Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang pengolahan makanan yang aman dan higienis, empat petugas dapur Lapas Kelas IIA Banjarmasin mengikuti Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Pangan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lantai 3 Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Jalan Pramuka Komplek Tirta Dharma Banjarmasin, Sabtu (13/6). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai prinsip-prinsip keamanan pangan, guna memastikan makanan yang disajikan aman, higienis, dan memenuhi standar kesehatan yang berlaku. Berbagai instansi dan organisasi profesi turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, di antaranya Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Indonesian Chef Association (ICA), serta Poltekkes Kemenkes Banjarmasin yang menghadirkan para akademisi dan praktisi di bidang kesehatan serta kuliner. Salah satu narasumber yaitu Chef Babeh Krishna Wibowo, yang dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia kuliner, bersertifikat nasional maupun internasional, serta berpengalaman bekerja di dalam dan luar negeri. Saat ini beliau menjabat sebagai General Manager Zuri Express Hotel Banjarmasin. Adapun materi yang disampaikan meliputi kebijakan keamanan pangan siap saji, penggunaan bahan tambahan pangan, pembersihan dan sanitasi peralatan, pemeliharaan lingkungan kerja, pengendalian vektor pembawa penyakit, pencegahan cemaran pangan, higiene perorangan, hingga tahapan proses produksi pangan siap saji. Dr. Isnawati dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menyampaikan bahwa tujuan utama pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai prinsip sanitasi dan higiene pangan, mulai dari pengolahan, penyimpanan, penyajian, hingga distribusi makanan. “Tujuan utama pelatihan ini ialah agar kita semua memahami prinsip sanitasi dan higiene pangan, mulai dari pengolahan, penyimpanan, penyajian, hingga distribusi makanan. Dan yang paling utama, menjamin mutu serta keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat,” ujarnya. Salah satu petugas dapur Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Ahmad, mengaku pelatihan ini memberikan manfaat besar dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan terkait pengolahan makanan yang aman dan higienis. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam memahami standar kebersihan dan keamanan pangan yang benar. Ini menjadi bekal penting agar kami bisa lebih disiplin dan teliti dalam mengolah makanan,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menerapkan standar keamanan pangan secara konsisten dalam setiap proses pengolahan makanan, sehingga kualitas dan keamanan konsumsi di lingkungan Lapas dapat terus terjaga. Kalapas Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kompetensi petugas, khususnya yang terlibat dalam pengolahan makanan. “Keamanan pangan adalah hal yang tidak bisa ditawar. Kami ingin memastikan setiap makanan yang disajikan di lingkungan Lapas benar-benar aman, higienis, dan sesuai standar kesehatan. Pelatihan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dan kesadaran petugas,” ujarnya. Lapas Kelas IIA Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya petugas, melalui program pembinaan yang berkelanjutan dan aplikatif di lapangan. Post navigation Pinco Giriş Yap Problemləri və Həlləri