SURGA5000 Tampil sebagai kolaborasi unik, SURGA5000 x Warga Binaan Kristiani Lapas Banjarmasin menghadirkan sebuah pengalaman baru dalam dunia game online. Dengan mengusung tema “Bersukacita dalam Pengharapan” bersama GKE Eben Ezer, acara ini tidak hanya menawarkan ibadah bersama tetapi juga kesempatan bagi peserta untuk mengakses platform game online yang aman dan tepercaya. Platform ini memastikan layanan 24 jam, memungkinkan para pengguna untuk bermain game online PC maupun game online mobile kapan saja dan di mana saja, memberikan fleksibilitas yang diinginkan oleh para penggemar game. Sebagai situs resmi, SURGA5000 menghadirkan berbagai fitur unggulan yang mendukung kenyamanan bermain game online. Platform ini menawarkan berbagai metode pembayaran yang mudah dan cepat, serta bonus menarik yang menambah keseruan bermain game online. Dengan fokus pada game online PC dan game online mobile, SURGA5000 memastikan bahwa setiap pemain mendapatkan pengalaman bermain yang maksimal, termasuk peluang untuk meraih maxwin yang menggiurkan. Keunggulan ini menjadikan SURGA5000 pilihan utama bagi para penggemar game di Kalimantan Selatan. Pengalaman bermain game online di SURGA5000 tidak hanya menyenangkan tetapi juga adil berkat sistem fair play dan RTP yang transparan. Bagi para pemain yang baru menjajal game online, tips dan strategi singkat tersedia untuk membantu meningkatkan keterampilan dan peluang menang. SURGA5000 mengajak Anda untuk mengeksplorasi lebih jauh dunia game online, menemukan game-game seru yang sesuai minat Anda, dan merasakan keseruan bermain yang sesungguhnya. Bergabunglah dengan SURGA5000 dan rasakan sendiri sensasi bermain game online yang berbeda. BANJARMASIN, INFO_PAS – Warga binaan Kristiani Lapas Kelas IIA Banjarmasin mengikuti kegiatan ibadah dan pembinaan kerohanian yang dilayani oleh Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Eben Ezer, Jumat (5/6), bertempat di Gereja Oikumene Lapas Kelas IIA Banjarmasin. Kegiatan ibadah dihadiri oleh seluruh warga binaan Kristiani dan Pembina Gereja Oikumene Lapas Kelas IIA Banjarmasin. Pelayanan firman disampaikan oleh Pdt. Poniwinatae Putera, S.Th dengan mengangkat tema dari Kitab Roma 12:12 tentang pentingnya hidup dalam sukacita pengharapan, kesabaran dalam menghadapi kesesakan, dan ketekunan dalam doa. Rangkaian kegiatan diawali dengan puji-pujian dan penyembahan bersama, dilanjutkan dengan penyampaian khotbah yang mengajak warga binaan untuk tetap memiliki pengharapan kepada Tuhan di tengah berbagai tantangan kehidupan. Dalam khotbahnya, Pdt. Poniwinatae Putera menegaskan bahwa Roma 12:12 merupakan pedoman hidup bagi orang percaya untuk tetap bersukacita karena janji keselamatan, tabah dalam menghadapi persoalan, dan senantiasa membangun komunikasi yang konsisten dengan Tuhan melalui doa. Pembina Gereja Oikumene Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Erik Simanjuntak, mengajak warga binaan untuk memaknai setiap proses kehidupan sebagai sarana pembentukan iman. “Dalam renungan ini, jadikan masa-masa sukar yang sedang dijalani sebagai proses pembentukan karakter dan pendewasaan iman. Tetaplah berpengharapan dan setia dalam doa karena Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya,” ujar Erik Simanjuntak. Salah seorang warga binaan, Imanuel, mengaku mendapatkan penguatan melalui ibadah yang diikutinya. “Doa menjadi kebiasaan rutin saya untuk selalu mengucap syukur dan menyerahkan segala kekhawatiran kepada Tuhan setiap waktu. Melalui ibadah ini saya semakin dikuatkan untuk tetap memiliki pengharapan,” ungkap Imanuel. Secara terpisah, Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu program penting dalam membentuk karakter dan kepribadian warga binaan. “Kegiatan pembinaan kerohanian menjadi sarana yang sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran diri, memperkuat nilai-nilai moral, serta membangun optimisme warga binaan dalam menjalani masa pembinaan. Kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi kegiatan keagamaan bagi seluruh warga binaan sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing,” ujar Akhmad Herriansyah. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita. Melalui pembinaan kerohanian yang berkelanjutan, Lapas Banjarmasin terus berupaya membentuk pribadi warga binaan yang lebih baik, berkarakter, dan siap kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif.